Senin, 17 Oktober 2016

Menjadi Peternak Hamster yang Sukses dalam 2 bulan dengan modal yang kecil


Ingin menjadi wirausaha yang sukses tanpa harus membuka toko dan membutuhkan modal yang mahal ? Anda pecinta binatang ? Anda suka disibukkan oleh binatang peliharaan ? Anda bukan pecinta reptil ? Nah kalau semua pertanyaan Anda jawab YA!! berarti menjadi peternak hamster adalah jawabannya untuk Anda . Anda tidak perlu repot dengan harus bekerja 8 jam satu hari . Anda tidak perlu repot seperti harus melawan kemacetan di kota (khususnya Jakarta) . Anda hanya bekerja di rumah saja , memberi makan hamster , membersihkan kandang mereka setiap 1 minggu sekali . Hanya itu saja .

MODAL, saya adalah mantan breeder hamster , jika Anda tanya saya, kenapa saya tidak menjadi breeder lagi , maka saya akan menjawab bahwa saya mau membuka sesuatu yang baru , yaitu sebuah pet shop (toko hewan) dan sebuah agen kurir pengiriman barang domestik maupun internasional . Bukannya saya berhenti secara keseluruhan dalam hal mengembangbiakkan hamster , tetapi saya akan mengurangi porsi hamster saya di rumah saya . Secara pengalaman saya , modal untuk menjadi peternak hamster kurang lebih Rp.2.000.000 (per 2012) . Modal tersebut mencakup membeli anakan hamster berusia sekitar 3 minggu - 1 bulan , lalu membeli kandang , saya mensiasati dengan membuat kandang dari tempat bekas es krim ukuran 8 liter , lalu saya membeli juga serbuk kayu 1 bal ( isi 12 pack) , lalu membuat tempat untuk menaruh kandang hamster , seperti membuat rak buku , saya membuat dengan triplek , usahakan jarak minimal dari lantai sekitar 80 - 100 cm agar terbebas dari binatang pemangsa lainnya seperti tikus / kucing . Jangan lupa juga untuk memberikan makanan dan minuman untuk mereka . Dalam hal ini saya memberikan wortel import setiap hari kepada mereka untuk pengganti air minum . Modal yang sangat kecil bukan ? Lalu apa keuntungannya ?

KEUNTUNGAN, tidak dipungkiri lagi bahwa hamster sangat cepat dalam hal ber- reproduksi . Hamster yang berusia 2 bulan sudah dapat bereproduksi dan melahirkan hamster hamster mungil yang lucu . Jadi dalam waktu 2 bulan , Anda saya pastikan akan memiliki banyak bayi bayi hamster yang lucu yang akan melengkapi peternakan Anda. Biaya makanan yang relatif murah untuk hamster Anda akan membuat keuntungan Anda semakin besar .

HARGA HAMSTER, miris sekali memang pada akhir ini harga hamster yang kian menurun karena ulah oknum tertentu yang sengaja menurunkan harga agar mendapatkan penjualan yang banyak , tetapi Anda jangan khawatir , karena menurunnya harga hamster tidak membuat Anda rugi , Anda masih bisa bersaing dengan mereka . Tetapi ingat jangan lah Anda menurunkan harga hamster di kemudian hari . Tetap ingat bahwa hamster adalah makhluk hidup yang diciptakan oleh Tuhan YME .

RESIKO, memang ada resiko dalam hal beternak hamster ini , hamster sering mati di makan oleh induknya ataupun induknya mati dan dimakan oleh anaknya . Nah di sini lah Anda dituntut untuk lebih mengetahui strategi dalam hal beternak hamster . Lambat laun Anda akan mengerti bagaimana cara beternak hamster yang baik dan mendapatkan keturunan hamster yang sangat banyak.
Sumber : anjingdanhamster.blogspot.co.id

TERNAK MUSANG UNTUK PRODUKSI KOPI LUWAK

TERNAK MUSANG UNTUK PRODUKSI KOPI LUWAK

Musang termasuk hewan pemakan daging (karnivora) dan termasuk binatang malam yang suka melahap buah kopi.
Terdapat dua jenis musang yang biasanya dibudidayakan untuk menghasilkan kopi luwak. Yaitu Musang Bulan (Tilu) dan Musang Binturung (Musang Molen). Bulu yang hitam di bagian pipi dan putih di ujung buntut dimiliki Musang Bulan. Sedangkan Musang Binturung berbulu hitam dengan sedikit bulu putih di kepalanya. Di lampung barat kedua jenis musang itu hidup liar. Musang Binturung lebih banyak mengkonsumsi kopi ketimbang Musang Bulan.

10 kilogram buah kopi dalam semalam bisa dilahap musang ini. Sedangkan Musang Bulan hanya 3 kilo. Sejak umur 12 tahun Musang Binturung baru memiliki kemampuan memilih kopi yang baik. Sedangkan Musang Bulan memiliki kemampuan memilih kopi berkualitas sejak umur 3 tahun.

Kesabaran yang tinggi dibutuhkan dalam menjalani bisnis peternakan musang. Mengingat musang adalah hewan liar yang beranak-pinak di alam bebas. Ajarilah musang makan secara teratur ketika Anda membawanya ke kandang.

Anda bisa memberi pepaya, pisang, susu, madu, dan ikan lele sebanyak empat kali sehari. Biji kopi merah dari jenis arabika dan robusta yang sudah di masak barulah Anda berikan di waktu malam.

Tanamlah pohon kopi di dekat peternakan agar serupa dengna habitat asli musang. Untuk Anda yang berada di daerah Lampung Barat tentu tidak sulit memasok buah kopi. Sebab, buah kopi robusta, arabika, arobusta, dan liberica melimpah ruah di daerah Lampung Barat.

Setelah membuang kulitnya, musang menelan bulat-bulat buah kopi. Enzim khusus mencerna buah kopi pada pertu musang. Kotoran berikut biji kopinya pun dikeluarkan musang setelah 2 hingga 12 jam di dalam perut.

Jemurlah kotoran itu di bawah terik matahari sampai kadar air tinggal 20%. Barulah setelah itu Anda memilih biji kopi luwak kering yang masih utuh dan bersih untuk kembali dijemur sampai kadar air 10%. Agar aroma dankualitas kopi yang baru saja digoreng bisa bertahan lama, lakukanlah penggorengan biji kopi luwak bila ada pesanan.
Sumber : satwapedia.blogspot.co.id

Cara Pengelolaan Ternak Kuda

Cara Pengelolaan Ternak Kuda

Di negeri ini, kuda banyak dimanfaatkan sebagai sarana transportasi, wisata, dan diambil susu maupun dagingnya. Di beberapa kota atau daerah, kuda sudah dimanfaatkan untuk pacuan.

Kuda, yang bahasa latinnya Equus caballus atau Equus ferus caballus. Hewan ini telah lama menjadi salah satu hewan ternak yang penting secara ekonomis, dan telah memegang peranan penting dalam pengangkutan orang dan barang selama ribuan tahun.

Umur kuda dapat mencapai 25 tahun. Kuda betina biasa dikawinkan pada umur dua tahun. Setelah melewati masa reproduksi, kuda akan mengandung selama enam bulan.

Kuda piaraan ini banyak jenisnya, antara lain Kuda Arab, Kuda Sumbawa, Kuda Australia, Kuda Inggris, dan Kuda Mustang yang berasal dari Amerika Utara. Jenis-jenis kuda ini adalah jenis unggulan yang bernilai tinggi di pasaran.


Untuk perawatan rutin kuda, dilakukan secara khusus seperti mandi 2 kali sehari. Sedangkan makanan juga diramu khusus baik dari makanan lokal maupun makanan nutrisi tambahan. Makanan diberikan 2 kali dalam sehari.

Sumber energy yang dibutuhkan kuda berasal dari carbohidrat pada tanaman forages (cellulosa) rumput-rumputan, biji-bijian (grain), protein dan lemak. Rumput hijau memiliki kandungan energi dan nutrisi lebih tinggi dibanding yang sudah tua dan kering. “ Tiap hari untuk satu ekor kuda menghabiskan 6 kg pakan, sedangkan untuk rumput hijau merupakan makanan ringan saja bagi kuda”,

Ransum kuda sehari-hari terdiri atas rumput hijau (forages), biji-bijian, serta mineral yang dibutuhkan. Biji-bijian (grain) bisa dari jagung giling, bekatul, bren, oats, padi dll. Baik dalam bentuk pecah giling ataupun berupa pellete.

Air bersih yang tidak terkontaminasi harus diberikan sebagai asupan sehari-hari secara bebas sesuai kebutuhannya, kuda membutuhkan air untuk proses metabolisme, sebagai pengganti keringat yang keluar saat bekerja atau berlari. Namun pemberian air ini diatur setelah melalui proses pendinginan badan, kira-kira 1 jam setelah kerja atau lari selesai. Berikan rumput setelah kuda selesai berlari sampai suhu badan betul-betul dingin normal kembali baru diperbolehkan minum air. Pemberian air setelah kerja keras dilakukan dapat menyebabkan gangguan seperti munculnya cholic dsb.

Pada kandang yang dipakai alasnya adalah serbuk gergaji kayu. Fungsi dari serbuk kayu disamping bisa menyerap kotoran, serbuk kayu juga bisa menghilangkan bau. Untuk kuda sendiri juga bisa terasa lebih hangat.

“Dalam perawatan kuda biaya yang diperlukan per bulannya sekitar 2 juta rupiah/ekor. Sedangkan untuk kuda pacu Juara bisa sampai 15 juta per bulannya. Ini karena perlu perawatan super intensif. Mulai dari makanannya yang khusus dibandingkan kuda yang lain, kemudian kunjungan dokter hewan dalam pemeriksaan kesehatan secara rutin dan berkala. Kemudian belum lagi untuk pelatihan tiap harinya untuk dijadikan kuda pacuan,”

Kuda merupakan hewan yang memiliki nilai tersendiri bagi pemiliknya. Selain merupakan hewan kesayangan, kuda juga dinilai sebagai hewan ‘prestisius’ yang berkaitan dengan gengsi dan martabat seseorang. Oleh karena itu, kehadiran dan kelahiran kuda baru sangat didambakan oleh setiap peternak kuda.
sumber : tipspetani.blogspot.co.id

CARA BUDIDAYA DOMBA YANG BAIK


 CARA BUDIDAYA DOMBA YANG BAIK

Domba merupakan hewan yang dulu pernah di jadikan sebagai pengganti Nabi Ismail yang akan di sembelih oleh ayahnya, atas perintah ALLAH SWT, namun di ganti dengan domba dan menjadi ibadah yang setiap tahunnya di laksanakan oleh umat islam, yaitu berkurban. beberapa hewan ternak yang bisa di jadikan kurban yaitu, Domba, Onta, Sapi, Kambing, Kerbau dan lainya. namun yang sering dijadikan qurban di daerah saya, yaitu kambing, kerbau dan sapi. karena yang lain susah untuk di dapatkannya.


Domba Ekor Gemuk
Memiliki ciri bentuk ekor yang panjang, tebal, besar dan semakin ke ujung makin kecil; tidak mempunyai tanduk; sebagian besar berwarna putih, tetapi ada anaknya yang berwarna hitam atau agak coklat.
Domba Ekor Tipis
Memiliki ciri tubuh yang kecil, ekor relatif kecil dan tipis, bulu berwarna putih, tidak bertanduk (betina), bertanduk kecil dan melingkar (jantan).
Pemilihan Bibit Domba
Bibit kambing atau domba bakalan yang baik untuk pengggemukan adalah sebagai berikut :
umur antara 8 bulan – 1 tahun.
Ukuran badan normal, sehat, bulu bersih dan mengkilap, garis punggung dan pinggang lurus.
Keempat kaki lurus, kokoh dan tumit terlihat tinggi.
Tidak ada cacat pada bagian tubuhnya, tidak buta.
Hidung bersih, mata tajam dan bersih serta anus  bersih.


Perkandangan
Pada umumnya tipe kandang pada ternak kambing dan domba adalah berbentuk panggung. Konstruksi kandang dibuat panggung di mana di bawah lantai kandang terdapat kolong untuk menampung kotoran. Dengan adanya kolong berfungsi untuk menghindari kebecekan dan kontak langsung dengan tanah yang bisa jadi tercemar penyakit. Lantai kandang ditinggikan antara 0,5 – 2 m. Bak pakan dapat ditempelkan pada dinding. Ketinggian bak pakan untuk kambing dan domba berbeda. Bak pakan untuk kambing dibuat agak tinggi, kira-kira sebahunya karena kebiasaan kambing memakan daun-daun perdu.

Untuk Domba, dasar bak pakan horizontal dengan lantai kandang karena kebiasaan domba merumput. Lantai kandang dibuat dari kayu papan atau belahan bambu yang disusun dengan jarak 2-3 cm. Dengan demikian, kotoran dan air kencing mudah jatuh pada kolong, sementara tracak/kaki kambing dan domba tidak mudah terperosok dan terjepit terjepit.

Ukuran Kandang :
Anak : 1 X 1,2 m /2 ekor (lepas sapih),
Jantan dewasa : 1,2 X 1,2 m/ ekor
Dara/ Betina dewasa :1 X 1,2 m /ekor
Induk dan anak 1,5 X 1,5 m/induk + 2 anak
Dasar kolong kandang digali sedalam ±20 cm dibagian pinggirnya dan 30-50 cm pada bagian tengah serta dibuatkan saluran yang menuju bak penampung kotoran. Kotoran kemudian dapat diproses untuk menjadi pupuk kandang. Dan sudah semestinya kandang harus terjaga kebersihannya sehingga ternak kambing dan domba lebih sehat karena tidak mudah terserang penyakit.

Dasar kolong kandang digali sedalam ±20 cm dibagian pinggirnya dan 30-50 cm pada bagian tengah serta dibuatkan saluran yang menuju bak penampung kotoran. Kotoran kemudian dapat diproses untuk menjadi pupuk kandang. Dan sudah semestinya kandang harus terjaga kebersihannya sehingga ternak kambing dan domba lebih sehat karena tidak mudah terserang penyakit.
Sumber : nangimam.com

Minggu, 16 Oktober 2016

Cara Beternak Dan Budidaya Ayam Kate/Serama

Cara Beternak Dan Budidaya Ayam Kate/Serama

Ayam kate atau ayam serama adalah tipe ayam yang dipelihara sebagai hewan hias. Ayam ini memiliki keunikan yang sangat berbeda dengan yang ayam lain, yakni ukurannya yang mini. Karena ukurannya yang mini dan keunikannya inilah harga ayam serama yang ada di pasaran mencapai ratusan ribu sampai jutaan rupiah. Apalagi bila warna dan fisik ayam yang bagus, harganya bisa menjadi selangit. Jika dinilai dari harga dan biaya perawatannya sangatlah jauh selisihnya. Biaya perawatannya tidak sampai sepertiga harganya. Selain itu juga pemeliharaannya sangatlah mudah. Nah, jika Anda tertarik ingin menekuni budidaya ayam kate/serama, silahkan ikuti panduan berikut ini:

Pemilihan Indukan

Hal pertama saat memutuskan untuk beternak ayam kate/serama adalah memilih indukan unggul. Caranya cukup mudah, pilih saja pejantan yang berpostur tegak, aktif, lincah, berjengger merah terang, berjalu dan berbulu indah, serta tidak terserang penyakit. Sedangkan untuk betina bisa dipilih yang berpostur sintal/bulat montok, sering bertelur banyak, tenang, fisiknya sempurna, berbulu indah, serta yang pasti tidak terserang penyakit. Indukan sebaiknya dipilih yang sudah berumur diatas satu tahun sejak menetas.

Perkandangan

Kandang yang digunakan untuk memelihara ayam kate yang baik adalah kandang umbaran atau kandang bebas tanpa atap dengan pagar tinggi yang mengelilingi areal kandang. Pagar bisa dibuat dari jaring atau pagar bambu dengan ketinggian 1,5-2 meter. Sesuaikan luas kandang dengan jumlah ayam yang dipelihara. Letakkan juga tempat berteduh dan seligus sebagai rumah bagi ayam kate. Jika ingin diberikan tempat bertengger juga bisa ditambahkan panggung atau palan kayu di areal kandang.

Pemeliharaan & Pakan

Pemeliharaan yang dilakukan cukup sebatas mengontrol kesehatan dan melakukan embersihan kandang saja. Selanjutnya jangan lupa berikan pakan berupa bekatul, jagung, dan biji-bijian seperti beras merah, ketan, atau gabah. Jika ingin menambahkan konsentrat akan lebih baik. Sediakan juga tempat air minum yang bersih untuk minum.

Pemanenan

Seperti ayam kenbanyakan, anakan bisa menetas setelah 21 hari masa eram setelah bertelur. Jumlah anakan biasanya 4-8 ekor.
Sumber : inzanami.com

Cara Ternak Semut Rangrang

Cara Ternak Semut Rangrang

Cara ternak semut rangrang pada dasarnya mirip dengan budidaya kroto yang sudah kami bahas dalam beberapa waktu lalu. Ternak semut rangrang bisa menjadi pilihan Anda sebagai salah satu pekerjaan sampingan maupun pekerjaan utama. Hal ini karena ternak rangrang sangat menguntungkan, dengan modal yang sangat kecil, Anda bisa menjual hasil ternak Anda dengan harga yang sangat mahal. Apalagi, kebutuhan akan rangrang sangat banyak dan cenderung meningkat.

Ikuti langkah dan cara ternak semut rangrang ini agar bisa sukses dan untung
Cara Ternak Semut Rangrang dan 3 Media yang Digunakan

Budidaya semut rangrang
Ini dia langkah untuk membudidayakan semut rangrang yang bisa Anda lakukan;



Langkah pertama
Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah memilih induk yang tepat untuk semut rangrang. Bukan induk jantan maupun induk betina melainkan semut ratu yang bisa memberikan. Ratu menjadi kunci kesuksesan semut rangrang. Maka dari itu, pastikan bahwa Anda menemukan sarang yang sudah ada ratunya. Mencari sarang dengan syarat ini memang cukup sulit dibandingkan dengan sarang biasa. Sebab belum tentu sekali ambil, Anda bisa langsung mendapatkannya. Namun, jika sudah mendapatkannya, Anda bisa langsung membudidayakan semut ini.

Langkah kedua
Tempatkan sarang yang ada ratunya pada media yang bisa Anda pilih. Misalnya, toples seperti yang kami paparkan untuk membudidayakan kroto. Anda bisa memakai sapu lidi sebagai tempat untuk berjalannya para pekerja. Kemudian, di dalam toples tersebut juga harus Anda tempatkan pakan sehingga bisa menjadi habitat favorit mereka. Pakan yang bisa Anda pilih adalah kecoa mati, atau makanan lainnya. Anda pun bisa memakai jangkrik mati yang lebih mudah untuk ditemukan.

Perlu Anda ketahui kalau semut rangrang hidup secara berkoloni. Maka dari itu, dalam cara ternak semut rangrang ini, Anda bisa membuat lebih dari satu tempat tinggal untuk mereka. Jika Anda memakai toples, maka Anda tidak cukup hanya akan membutuhkan satu toples. Panennya bisa 20 hari untuk masing-masing koloni.

Media yang digunakan beserta kelebihan dan kekurangannya
Ada banyak media yang bisa digunakan untuk membudidayakan semut rangrang ini. Di antaranya adalah;

Pertama, toples
Sudah disebutkan di atas kalau Anda bisa menggunakan toples untuk membudidayakan semut rangrang. Kelebihan media ini adalah Anda bisa melihat dengan leluasa perkembangan semut, Anda juga bisa menggunakan toples bekas dengan biaya pembuatan media yang sangat kecil. Namun kekurangannya, koloni sangat lama dalam pengembangbiakannya, pelaksanaan panennya juga cukup sulit, dan juga memerlukan tempat yang luas.

Kedua, botol aqua
Bahan yang satu ini mudah didapatkan, sehingga biayanya sangat kecil. Kelemahannya adalah panennya cukup sulit karena koloni ini bersarang di luar media. Sementara hasil panennya Cuma bisa didapatkan 1 kali.

Ketiga, bambu
Anda juga bisa menggunakan bambu yang medianya sangat mudah didapatkan. Kekurangan metode ini adalah koloni yang lama berkembang biak dan beradaptasi. Tidak hanya itu, kroto yang dihasilkan juga kecil-kecil.
Sumber : artikel.web.id

Tips dan Cara Ternak Murai Batu Bagi Pemula

Tips dan Cara Ternak Murai Batu Bagi Pemula

Bagi anda para pecinta burung tentunya mengenai jenis burung bernama Murai Batu yang sangat populer di kalangan pecinta burung, dimana burung murai batu yang bernama latin Copychus malabaricus dari keluarga Turdidae populer karena ciri khas kicauan burung yang sangat merdu, bervariasi, dan bernada indah yang membuat burung ini menjadi salah satu jenis wajib burung yang wajib di koleksi pada pecinta burung. Selain bersuara merdu, burung Murai batu juga terkenal dengan gaya bertarung yang menarik untuk dilihat tetapi burung ini sebaiknya tidak untuk dipertarungkan, sebab keindahan suara dan keelokan warna burung sudah sangat menghibur hati bagi para pemiliknya.
Tips dan Cara Ternak Murai Batu Bagi Pemula
Untuk menternakkan burung muara batu sebenarnya tergolong mudah yang penting anda mengetahui cara beternak burung murai batu dengan benar dan baik, sebab banyak juga para peternak yang mencoba menangkarkan burung ini dan menemui kegagalan seperti mencoba mengawinkan burung murai batu secara asal-asalan malah bukannya anak burung yang didapatkan malah membunuh indukan burung murai batu, dan masih banyak lagi lainnya.. Untuk itu diperlukan pengetahuan dasar dan teknik yang tepat bagi anda para pemula agar sukses dalam beternak muara batu ini. Berikut Tips dan Cara Ternak Murai Batu Bagi Pemula.

Persiapan Kandang
Untuk ternak burung Murai Batu tentunya anda membutuhkan kandang burung, dimana kandang burung tersebut cukup luas dan tidak terlalu sempit serta bersikulasi udara yang baik. Adapun untuk penempatan kandang, sebaiknya ditempatkan pada tempat yang aman yang jauh dari jangkauan anak-anak, dan jauh dari kebisingan serta memiliki sirkulasi udara segar yang baik.

Kandang burung murai batu juga sebaiknya terpisah dengan berbagai jenis burung pengganggu seperti merpati dan sebagainya,sebab murai Batu tergolong pemalu jika melihat burung jenis lainnya yang membuat mereka tidak berkicau. Kandang burung murai batu juga harus terkena cahaya matahari yang pas pada pagi hari untuk memperoleh vitamin D pada pagi hari, dan juga memiliki tempat teduhan ketika sinar matahari sudah terlalu panas untuk burung Murai Batu.

Adapun untuk persiapan untuk isi kandang, dapat anda siapkan tempat tenggeran burung, tempat untuk kawin, tempat untuk telur, serta kandang sebaiknya memiliki 2 pintu agar burung tidak terlalu terganggu jika anda hendak memberikan sesuatu pada kandangnya. Sedangkan untuk atap kandang sebaiknya dibuat setengah tertutup dan setengah terbuka agar tidak menghalangi sinar matahari yang masuk sekaligus sebagai tempat berteduh burung Murai Batu, dan untuk lantai sebaiknya menggunakan bahan alami seperti tanah yang juga dapat memberikan pakan tambahan untuk burung Murai Batu.

Indukan Murai Batu
Pemilihan indukan murai batu yang berkualitas dan unggul untuk dikawinkan sangatlah penting untuk memperoleh anakan yang berkualitas pula, adapun tips memilih indukan yang baik sebagai berikut :
1.Pilihlah indukan yang telah jinak dan akrab dengan kehadiran manusia, untuk menghindari stress pada burung.
2.Plihlah indukan jantan yang berusia 2 tahun lebih, dan untuk betina berusia 1 tahun lebih dimana mereka lebih matang dan siap berproduksi.
3.Pilihlah indukan yang tidak memiliki cacat seperti pada kaki, sayap, kepala, dan bulu yang baik.
3.Pilihlah indukan yang memiliki nafsu makan yang baik dan lincah.

Pakan Murai Batu
Pakan alami dan organik merupakan pakan yang terbaik untuk ternak burung murai batu dimana pakan tersebut menyediakan asupan nutrisi dan vitamin untuk kesehatan dan kelincahan burung murai batu, adapun pakan murai batu mulai dari Kroto atau semut rangrang, jangkrik, ulat dan pakan tambahan seperti Voer.

Sekian Tips dan Cara Ternak Murai Batu Bagi Pemula yang patut anda perhatikan bagi anda yang ingin menekuni beternak Murai Batu agar ternak anda dapat berlangsung sukses dan kesehatan serta kualitas Murai Batu anda pun terjaga. Terima kasih.
Sumber : pak-tani.com