Senin, 17 Oktober 2016

Menjadi Peternak Hamster yang Sukses dalam 2 bulan dengan modal yang kecil


Ingin menjadi wirausaha yang sukses tanpa harus membuka toko dan membutuhkan modal yang mahal ? Anda pecinta binatang ? Anda suka disibukkan oleh binatang peliharaan ? Anda bukan pecinta reptil ? Nah kalau semua pertanyaan Anda jawab YA!! berarti menjadi peternak hamster adalah jawabannya untuk Anda . Anda tidak perlu repot dengan harus bekerja 8 jam satu hari . Anda tidak perlu repot seperti harus melawan kemacetan di kota (khususnya Jakarta) . Anda hanya bekerja di rumah saja , memberi makan hamster , membersihkan kandang mereka setiap 1 minggu sekali . Hanya itu saja .

MODAL, saya adalah mantan breeder hamster , jika Anda tanya saya, kenapa saya tidak menjadi breeder lagi , maka saya akan menjawab bahwa saya mau membuka sesuatu yang baru , yaitu sebuah pet shop (toko hewan) dan sebuah agen kurir pengiriman barang domestik maupun internasional . Bukannya saya berhenti secara keseluruhan dalam hal mengembangbiakkan hamster , tetapi saya akan mengurangi porsi hamster saya di rumah saya . Secara pengalaman saya , modal untuk menjadi peternak hamster kurang lebih Rp.2.000.000 (per 2012) . Modal tersebut mencakup membeli anakan hamster berusia sekitar 3 minggu - 1 bulan , lalu membeli kandang , saya mensiasati dengan membuat kandang dari tempat bekas es krim ukuran 8 liter , lalu saya membeli juga serbuk kayu 1 bal ( isi 12 pack) , lalu membuat tempat untuk menaruh kandang hamster , seperti membuat rak buku , saya membuat dengan triplek , usahakan jarak minimal dari lantai sekitar 80 - 100 cm agar terbebas dari binatang pemangsa lainnya seperti tikus / kucing . Jangan lupa juga untuk memberikan makanan dan minuman untuk mereka . Dalam hal ini saya memberikan wortel import setiap hari kepada mereka untuk pengganti air minum . Modal yang sangat kecil bukan ? Lalu apa keuntungannya ?

KEUNTUNGAN, tidak dipungkiri lagi bahwa hamster sangat cepat dalam hal ber- reproduksi . Hamster yang berusia 2 bulan sudah dapat bereproduksi dan melahirkan hamster hamster mungil yang lucu . Jadi dalam waktu 2 bulan , Anda saya pastikan akan memiliki banyak bayi bayi hamster yang lucu yang akan melengkapi peternakan Anda. Biaya makanan yang relatif murah untuk hamster Anda akan membuat keuntungan Anda semakin besar .

HARGA HAMSTER, miris sekali memang pada akhir ini harga hamster yang kian menurun karena ulah oknum tertentu yang sengaja menurunkan harga agar mendapatkan penjualan yang banyak , tetapi Anda jangan khawatir , karena menurunnya harga hamster tidak membuat Anda rugi , Anda masih bisa bersaing dengan mereka . Tetapi ingat jangan lah Anda menurunkan harga hamster di kemudian hari . Tetap ingat bahwa hamster adalah makhluk hidup yang diciptakan oleh Tuhan YME .

RESIKO, memang ada resiko dalam hal beternak hamster ini , hamster sering mati di makan oleh induknya ataupun induknya mati dan dimakan oleh anaknya . Nah di sini lah Anda dituntut untuk lebih mengetahui strategi dalam hal beternak hamster . Lambat laun Anda akan mengerti bagaimana cara beternak hamster yang baik dan mendapatkan keturunan hamster yang sangat banyak.
Sumber : anjingdanhamster.blogspot.co.id

TERNAK MUSANG UNTUK PRODUKSI KOPI LUWAK

TERNAK MUSANG UNTUK PRODUKSI KOPI LUWAK

Musang termasuk hewan pemakan daging (karnivora) dan termasuk binatang malam yang suka melahap buah kopi.
Terdapat dua jenis musang yang biasanya dibudidayakan untuk menghasilkan kopi luwak. Yaitu Musang Bulan (Tilu) dan Musang Binturung (Musang Molen). Bulu yang hitam di bagian pipi dan putih di ujung buntut dimiliki Musang Bulan. Sedangkan Musang Binturung berbulu hitam dengan sedikit bulu putih di kepalanya. Di lampung barat kedua jenis musang itu hidup liar. Musang Binturung lebih banyak mengkonsumsi kopi ketimbang Musang Bulan.

10 kilogram buah kopi dalam semalam bisa dilahap musang ini. Sedangkan Musang Bulan hanya 3 kilo. Sejak umur 12 tahun Musang Binturung baru memiliki kemampuan memilih kopi yang baik. Sedangkan Musang Bulan memiliki kemampuan memilih kopi berkualitas sejak umur 3 tahun.

Kesabaran yang tinggi dibutuhkan dalam menjalani bisnis peternakan musang. Mengingat musang adalah hewan liar yang beranak-pinak di alam bebas. Ajarilah musang makan secara teratur ketika Anda membawanya ke kandang.

Anda bisa memberi pepaya, pisang, susu, madu, dan ikan lele sebanyak empat kali sehari. Biji kopi merah dari jenis arabika dan robusta yang sudah di masak barulah Anda berikan di waktu malam.

Tanamlah pohon kopi di dekat peternakan agar serupa dengna habitat asli musang. Untuk Anda yang berada di daerah Lampung Barat tentu tidak sulit memasok buah kopi. Sebab, buah kopi robusta, arabika, arobusta, dan liberica melimpah ruah di daerah Lampung Barat.

Setelah membuang kulitnya, musang menelan bulat-bulat buah kopi. Enzim khusus mencerna buah kopi pada pertu musang. Kotoran berikut biji kopinya pun dikeluarkan musang setelah 2 hingga 12 jam di dalam perut.

Jemurlah kotoran itu di bawah terik matahari sampai kadar air tinggal 20%. Barulah setelah itu Anda memilih biji kopi luwak kering yang masih utuh dan bersih untuk kembali dijemur sampai kadar air 10%. Agar aroma dankualitas kopi yang baru saja digoreng bisa bertahan lama, lakukanlah penggorengan biji kopi luwak bila ada pesanan.
Sumber : satwapedia.blogspot.co.id

Cara Pengelolaan Ternak Kuda

Cara Pengelolaan Ternak Kuda

Di negeri ini, kuda banyak dimanfaatkan sebagai sarana transportasi, wisata, dan diambil susu maupun dagingnya. Di beberapa kota atau daerah, kuda sudah dimanfaatkan untuk pacuan.

Kuda, yang bahasa latinnya Equus caballus atau Equus ferus caballus. Hewan ini telah lama menjadi salah satu hewan ternak yang penting secara ekonomis, dan telah memegang peranan penting dalam pengangkutan orang dan barang selama ribuan tahun.

Umur kuda dapat mencapai 25 tahun. Kuda betina biasa dikawinkan pada umur dua tahun. Setelah melewati masa reproduksi, kuda akan mengandung selama enam bulan.

Kuda piaraan ini banyak jenisnya, antara lain Kuda Arab, Kuda Sumbawa, Kuda Australia, Kuda Inggris, dan Kuda Mustang yang berasal dari Amerika Utara. Jenis-jenis kuda ini adalah jenis unggulan yang bernilai tinggi di pasaran.


Untuk perawatan rutin kuda, dilakukan secara khusus seperti mandi 2 kali sehari. Sedangkan makanan juga diramu khusus baik dari makanan lokal maupun makanan nutrisi tambahan. Makanan diberikan 2 kali dalam sehari.

Sumber energy yang dibutuhkan kuda berasal dari carbohidrat pada tanaman forages (cellulosa) rumput-rumputan, biji-bijian (grain), protein dan lemak. Rumput hijau memiliki kandungan energi dan nutrisi lebih tinggi dibanding yang sudah tua dan kering. “ Tiap hari untuk satu ekor kuda menghabiskan 6 kg pakan, sedangkan untuk rumput hijau merupakan makanan ringan saja bagi kuda”,

Ransum kuda sehari-hari terdiri atas rumput hijau (forages), biji-bijian, serta mineral yang dibutuhkan. Biji-bijian (grain) bisa dari jagung giling, bekatul, bren, oats, padi dll. Baik dalam bentuk pecah giling ataupun berupa pellete.

Air bersih yang tidak terkontaminasi harus diberikan sebagai asupan sehari-hari secara bebas sesuai kebutuhannya, kuda membutuhkan air untuk proses metabolisme, sebagai pengganti keringat yang keluar saat bekerja atau berlari. Namun pemberian air ini diatur setelah melalui proses pendinginan badan, kira-kira 1 jam setelah kerja atau lari selesai. Berikan rumput setelah kuda selesai berlari sampai suhu badan betul-betul dingin normal kembali baru diperbolehkan minum air. Pemberian air setelah kerja keras dilakukan dapat menyebabkan gangguan seperti munculnya cholic dsb.

Pada kandang yang dipakai alasnya adalah serbuk gergaji kayu. Fungsi dari serbuk kayu disamping bisa menyerap kotoran, serbuk kayu juga bisa menghilangkan bau. Untuk kuda sendiri juga bisa terasa lebih hangat.

“Dalam perawatan kuda biaya yang diperlukan per bulannya sekitar 2 juta rupiah/ekor. Sedangkan untuk kuda pacu Juara bisa sampai 15 juta per bulannya. Ini karena perlu perawatan super intensif. Mulai dari makanannya yang khusus dibandingkan kuda yang lain, kemudian kunjungan dokter hewan dalam pemeriksaan kesehatan secara rutin dan berkala. Kemudian belum lagi untuk pelatihan tiap harinya untuk dijadikan kuda pacuan,”

Kuda merupakan hewan yang memiliki nilai tersendiri bagi pemiliknya. Selain merupakan hewan kesayangan, kuda juga dinilai sebagai hewan ‘prestisius’ yang berkaitan dengan gengsi dan martabat seseorang. Oleh karena itu, kehadiran dan kelahiran kuda baru sangat didambakan oleh setiap peternak kuda.
sumber : tipspetani.blogspot.co.id

CARA BUDIDAYA DOMBA YANG BAIK


 CARA BUDIDAYA DOMBA YANG BAIK

Domba merupakan hewan yang dulu pernah di jadikan sebagai pengganti Nabi Ismail yang akan di sembelih oleh ayahnya, atas perintah ALLAH SWT, namun di ganti dengan domba dan menjadi ibadah yang setiap tahunnya di laksanakan oleh umat islam, yaitu berkurban. beberapa hewan ternak yang bisa di jadikan kurban yaitu, Domba, Onta, Sapi, Kambing, Kerbau dan lainya. namun yang sering dijadikan qurban di daerah saya, yaitu kambing, kerbau dan sapi. karena yang lain susah untuk di dapatkannya.


Domba Ekor Gemuk
Memiliki ciri bentuk ekor yang panjang, tebal, besar dan semakin ke ujung makin kecil; tidak mempunyai tanduk; sebagian besar berwarna putih, tetapi ada anaknya yang berwarna hitam atau agak coklat.
Domba Ekor Tipis
Memiliki ciri tubuh yang kecil, ekor relatif kecil dan tipis, bulu berwarna putih, tidak bertanduk (betina), bertanduk kecil dan melingkar (jantan).
Pemilihan Bibit Domba
Bibit kambing atau domba bakalan yang baik untuk pengggemukan adalah sebagai berikut :
umur antara 8 bulan – 1 tahun.
Ukuran badan normal, sehat, bulu bersih dan mengkilap, garis punggung dan pinggang lurus.
Keempat kaki lurus, kokoh dan tumit terlihat tinggi.
Tidak ada cacat pada bagian tubuhnya, tidak buta.
Hidung bersih, mata tajam dan bersih serta anus  bersih.


Perkandangan
Pada umumnya tipe kandang pada ternak kambing dan domba adalah berbentuk panggung. Konstruksi kandang dibuat panggung di mana di bawah lantai kandang terdapat kolong untuk menampung kotoran. Dengan adanya kolong berfungsi untuk menghindari kebecekan dan kontak langsung dengan tanah yang bisa jadi tercemar penyakit. Lantai kandang ditinggikan antara 0,5 – 2 m. Bak pakan dapat ditempelkan pada dinding. Ketinggian bak pakan untuk kambing dan domba berbeda. Bak pakan untuk kambing dibuat agak tinggi, kira-kira sebahunya karena kebiasaan kambing memakan daun-daun perdu.

Untuk Domba, dasar bak pakan horizontal dengan lantai kandang karena kebiasaan domba merumput. Lantai kandang dibuat dari kayu papan atau belahan bambu yang disusun dengan jarak 2-3 cm. Dengan demikian, kotoran dan air kencing mudah jatuh pada kolong, sementara tracak/kaki kambing dan domba tidak mudah terperosok dan terjepit terjepit.

Ukuran Kandang :
Anak : 1 X 1,2 m /2 ekor (lepas sapih),
Jantan dewasa : 1,2 X 1,2 m/ ekor
Dara/ Betina dewasa :1 X 1,2 m /ekor
Induk dan anak 1,5 X 1,5 m/induk + 2 anak
Dasar kolong kandang digali sedalam ±20 cm dibagian pinggirnya dan 30-50 cm pada bagian tengah serta dibuatkan saluran yang menuju bak penampung kotoran. Kotoran kemudian dapat diproses untuk menjadi pupuk kandang. Dan sudah semestinya kandang harus terjaga kebersihannya sehingga ternak kambing dan domba lebih sehat karena tidak mudah terserang penyakit.

Dasar kolong kandang digali sedalam ±20 cm dibagian pinggirnya dan 30-50 cm pada bagian tengah serta dibuatkan saluran yang menuju bak penampung kotoran. Kotoran kemudian dapat diproses untuk menjadi pupuk kandang. Dan sudah semestinya kandang harus terjaga kebersihannya sehingga ternak kambing dan domba lebih sehat karena tidak mudah terserang penyakit.
Sumber : nangimam.com

Minggu, 16 Oktober 2016

Cara Beternak Dan Budidaya Ayam Kate/Serama

Cara Beternak Dan Budidaya Ayam Kate/Serama

Ayam kate atau ayam serama adalah tipe ayam yang dipelihara sebagai hewan hias. Ayam ini memiliki keunikan yang sangat berbeda dengan yang ayam lain, yakni ukurannya yang mini. Karena ukurannya yang mini dan keunikannya inilah harga ayam serama yang ada di pasaran mencapai ratusan ribu sampai jutaan rupiah. Apalagi bila warna dan fisik ayam yang bagus, harganya bisa menjadi selangit. Jika dinilai dari harga dan biaya perawatannya sangatlah jauh selisihnya. Biaya perawatannya tidak sampai sepertiga harganya. Selain itu juga pemeliharaannya sangatlah mudah. Nah, jika Anda tertarik ingin menekuni budidaya ayam kate/serama, silahkan ikuti panduan berikut ini:

Pemilihan Indukan

Hal pertama saat memutuskan untuk beternak ayam kate/serama adalah memilih indukan unggul. Caranya cukup mudah, pilih saja pejantan yang berpostur tegak, aktif, lincah, berjengger merah terang, berjalu dan berbulu indah, serta tidak terserang penyakit. Sedangkan untuk betina bisa dipilih yang berpostur sintal/bulat montok, sering bertelur banyak, tenang, fisiknya sempurna, berbulu indah, serta yang pasti tidak terserang penyakit. Indukan sebaiknya dipilih yang sudah berumur diatas satu tahun sejak menetas.

Perkandangan

Kandang yang digunakan untuk memelihara ayam kate yang baik adalah kandang umbaran atau kandang bebas tanpa atap dengan pagar tinggi yang mengelilingi areal kandang. Pagar bisa dibuat dari jaring atau pagar bambu dengan ketinggian 1,5-2 meter. Sesuaikan luas kandang dengan jumlah ayam yang dipelihara. Letakkan juga tempat berteduh dan seligus sebagai rumah bagi ayam kate. Jika ingin diberikan tempat bertengger juga bisa ditambahkan panggung atau palan kayu di areal kandang.

Pemeliharaan & Pakan

Pemeliharaan yang dilakukan cukup sebatas mengontrol kesehatan dan melakukan embersihan kandang saja. Selanjutnya jangan lupa berikan pakan berupa bekatul, jagung, dan biji-bijian seperti beras merah, ketan, atau gabah. Jika ingin menambahkan konsentrat akan lebih baik. Sediakan juga tempat air minum yang bersih untuk minum.

Pemanenan

Seperti ayam kenbanyakan, anakan bisa menetas setelah 21 hari masa eram setelah bertelur. Jumlah anakan biasanya 4-8 ekor.
Sumber : inzanami.com

Cara Ternak Semut Rangrang

Cara Ternak Semut Rangrang

Cara ternak semut rangrang pada dasarnya mirip dengan budidaya kroto yang sudah kami bahas dalam beberapa waktu lalu. Ternak semut rangrang bisa menjadi pilihan Anda sebagai salah satu pekerjaan sampingan maupun pekerjaan utama. Hal ini karena ternak rangrang sangat menguntungkan, dengan modal yang sangat kecil, Anda bisa menjual hasil ternak Anda dengan harga yang sangat mahal. Apalagi, kebutuhan akan rangrang sangat banyak dan cenderung meningkat.

Ikuti langkah dan cara ternak semut rangrang ini agar bisa sukses dan untung
Cara Ternak Semut Rangrang dan 3 Media yang Digunakan

Budidaya semut rangrang
Ini dia langkah untuk membudidayakan semut rangrang yang bisa Anda lakukan;



Langkah pertama
Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah memilih induk yang tepat untuk semut rangrang. Bukan induk jantan maupun induk betina melainkan semut ratu yang bisa memberikan. Ratu menjadi kunci kesuksesan semut rangrang. Maka dari itu, pastikan bahwa Anda menemukan sarang yang sudah ada ratunya. Mencari sarang dengan syarat ini memang cukup sulit dibandingkan dengan sarang biasa. Sebab belum tentu sekali ambil, Anda bisa langsung mendapatkannya. Namun, jika sudah mendapatkannya, Anda bisa langsung membudidayakan semut ini.

Langkah kedua
Tempatkan sarang yang ada ratunya pada media yang bisa Anda pilih. Misalnya, toples seperti yang kami paparkan untuk membudidayakan kroto. Anda bisa memakai sapu lidi sebagai tempat untuk berjalannya para pekerja. Kemudian, di dalam toples tersebut juga harus Anda tempatkan pakan sehingga bisa menjadi habitat favorit mereka. Pakan yang bisa Anda pilih adalah kecoa mati, atau makanan lainnya. Anda pun bisa memakai jangkrik mati yang lebih mudah untuk ditemukan.

Perlu Anda ketahui kalau semut rangrang hidup secara berkoloni. Maka dari itu, dalam cara ternak semut rangrang ini, Anda bisa membuat lebih dari satu tempat tinggal untuk mereka. Jika Anda memakai toples, maka Anda tidak cukup hanya akan membutuhkan satu toples. Panennya bisa 20 hari untuk masing-masing koloni.

Media yang digunakan beserta kelebihan dan kekurangannya
Ada banyak media yang bisa digunakan untuk membudidayakan semut rangrang ini. Di antaranya adalah;

Pertama, toples
Sudah disebutkan di atas kalau Anda bisa menggunakan toples untuk membudidayakan semut rangrang. Kelebihan media ini adalah Anda bisa melihat dengan leluasa perkembangan semut, Anda juga bisa menggunakan toples bekas dengan biaya pembuatan media yang sangat kecil. Namun kekurangannya, koloni sangat lama dalam pengembangbiakannya, pelaksanaan panennya juga cukup sulit, dan juga memerlukan tempat yang luas.

Kedua, botol aqua
Bahan yang satu ini mudah didapatkan, sehingga biayanya sangat kecil. Kelemahannya adalah panennya cukup sulit karena koloni ini bersarang di luar media. Sementara hasil panennya Cuma bisa didapatkan 1 kali.

Ketiga, bambu
Anda juga bisa menggunakan bambu yang medianya sangat mudah didapatkan. Kekurangan metode ini adalah koloni yang lama berkembang biak dan beradaptasi. Tidak hanya itu, kroto yang dihasilkan juga kecil-kecil.
Sumber : artikel.web.id

Tips dan Cara Ternak Murai Batu Bagi Pemula

Tips dan Cara Ternak Murai Batu Bagi Pemula

Bagi anda para pecinta burung tentunya mengenai jenis burung bernama Murai Batu yang sangat populer di kalangan pecinta burung, dimana burung murai batu yang bernama latin Copychus malabaricus dari keluarga Turdidae populer karena ciri khas kicauan burung yang sangat merdu, bervariasi, dan bernada indah yang membuat burung ini menjadi salah satu jenis wajib burung yang wajib di koleksi pada pecinta burung. Selain bersuara merdu, burung Murai batu juga terkenal dengan gaya bertarung yang menarik untuk dilihat tetapi burung ini sebaiknya tidak untuk dipertarungkan, sebab keindahan suara dan keelokan warna burung sudah sangat menghibur hati bagi para pemiliknya.
Tips dan Cara Ternak Murai Batu Bagi Pemula
Untuk menternakkan burung muara batu sebenarnya tergolong mudah yang penting anda mengetahui cara beternak burung murai batu dengan benar dan baik, sebab banyak juga para peternak yang mencoba menangkarkan burung ini dan menemui kegagalan seperti mencoba mengawinkan burung murai batu secara asal-asalan malah bukannya anak burung yang didapatkan malah membunuh indukan burung murai batu, dan masih banyak lagi lainnya.. Untuk itu diperlukan pengetahuan dasar dan teknik yang tepat bagi anda para pemula agar sukses dalam beternak muara batu ini. Berikut Tips dan Cara Ternak Murai Batu Bagi Pemula.

Persiapan Kandang
Untuk ternak burung Murai Batu tentunya anda membutuhkan kandang burung, dimana kandang burung tersebut cukup luas dan tidak terlalu sempit serta bersikulasi udara yang baik. Adapun untuk penempatan kandang, sebaiknya ditempatkan pada tempat yang aman yang jauh dari jangkauan anak-anak, dan jauh dari kebisingan serta memiliki sirkulasi udara segar yang baik.

Kandang burung murai batu juga sebaiknya terpisah dengan berbagai jenis burung pengganggu seperti merpati dan sebagainya,sebab murai Batu tergolong pemalu jika melihat burung jenis lainnya yang membuat mereka tidak berkicau. Kandang burung murai batu juga harus terkena cahaya matahari yang pas pada pagi hari untuk memperoleh vitamin D pada pagi hari, dan juga memiliki tempat teduhan ketika sinar matahari sudah terlalu panas untuk burung Murai Batu.

Adapun untuk persiapan untuk isi kandang, dapat anda siapkan tempat tenggeran burung, tempat untuk kawin, tempat untuk telur, serta kandang sebaiknya memiliki 2 pintu agar burung tidak terlalu terganggu jika anda hendak memberikan sesuatu pada kandangnya. Sedangkan untuk atap kandang sebaiknya dibuat setengah tertutup dan setengah terbuka agar tidak menghalangi sinar matahari yang masuk sekaligus sebagai tempat berteduh burung Murai Batu, dan untuk lantai sebaiknya menggunakan bahan alami seperti tanah yang juga dapat memberikan pakan tambahan untuk burung Murai Batu.

Indukan Murai Batu
Pemilihan indukan murai batu yang berkualitas dan unggul untuk dikawinkan sangatlah penting untuk memperoleh anakan yang berkualitas pula, adapun tips memilih indukan yang baik sebagai berikut :
1.Pilihlah indukan yang telah jinak dan akrab dengan kehadiran manusia, untuk menghindari stress pada burung.
2.Plihlah indukan jantan yang berusia 2 tahun lebih, dan untuk betina berusia 1 tahun lebih dimana mereka lebih matang dan siap berproduksi.
3.Pilihlah indukan yang tidak memiliki cacat seperti pada kaki, sayap, kepala, dan bulu yang baik.
3.Pilihlah indukan yang memiliki nafsu makan yang baik dan lincah.

Pakan Murai Batu
Pakan alami dan organik merupakan pakan yang terbaik untuk ternak burung murai batu dimana pakan tersebut menyediakan asupan nutrisi dan vitamin untuk kesehatan dan kelincahan burung murai batu, adapun pakan murai batu mulai dari Kroto atau semut rangrang, jangkrik, ulat dan pakan tambahan seperti Voer.

Sekian Tips dan Cara Ternak Murai Batu Bagi Pemula yang patut anda perhatikan bagi anda yang ingin menekuni beternak Murai Batu agar ternak anda dapat berlangsung sukses dan kesehatan serta kualitas Murai Batu anda pun terjaga. Terima kasih.
Sumber : pak-tani.com

Panduan dasar beternak burung parkit


Beternak burung parkit bisa dijadikan mata pencaharian utama maupun sampingan. Untuk bisa menjalankan usaha ini, Anda mesti menguasai minimal dasar-dasar beternak burung parkit. Kesulitan yang kerap dialami peternak atau penangkar partkit antara lain proses perjodohan dan perkawinan, termasuk pemilihan calon induk.


 Pemilihan indukan

Calon induk yang mau dipasangkan sebaiknya sudah berusia 5 bulan atau lebih. Pada burung jantan, hal ini bisa dilihat dari bagian pangkal waruh di mana kedua lubang hidung (nostril) berada, yang terlihat berwarna biru tua mengkilat. Adapun pada burung betina terlihat berwarna keputihan. Ciri-ciri fisik lainnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini yang menandakan bahwa burung sudah berusia dewasa dan siap untuk diternak.

Pemilihan indukan baik jantan ataupun betina masih bisa divariasikan dalam pemilihan warnanya, di mana banyak penangkar yang bereksperimen mengawinkan parkit dengan beragam corak dan warna agar bisa menghasilkan anakan yang memiliki warna bagus dan cerah.

Pemilihan Kandang

Apapun jenis kandang yang dipergunakan tidak menjadi soal, apakah mau di kandang soliter, kandang koloni, maupun kandang aviary. Yang penting suhu di dalam kandang selalu dalam kondisi hangat. Jika kandang berada di luar ruangan, Anda bisa memasang lampu UV untuk menghangatkan kondisi di dalam kandang.

Ukuran kandang tergantung dari jenis kandang yang digunakan, serta jumlah burung yang ada di dalamnya. Sebagai contoh, jika menggunakan kandang soliter, Anda bisa menggunakan kandang dengan ukuran 40 x 30 cm2 – tinggi 40 cm, untuk setiap pasangan. Ada yang membangun kandang koloni dengan ukuran 60 x 50 cm2  – tinggi 60 cm, untuk 4 pasangan.

BERBAGAI KANDANG UNTUK TERNAK PARKITBERBAGAI JENIS KANDANG UNTUK TERNAK PARKIT

Makanan yang dibutuhkan

Makanan utama parkit adalah biji-bijian, dalam hal ini milet putih dan jagung muda. Berikan juga makanan tambahan berupa sayuran hijau seperti kangkung dan tauge. Sediakan tumbukan batu bata merah ataupun pasir untuk membantu pencernaannya, sekaligus mencukupi kebutuhan mineralnya.

Tentu batu bata sudah dicuci dan dikeringkan agar steril, kemudian ditumbuk. Demikian juga pasir, perlu dicuci dan dikeringkan, lalu disaring supaya lebih halus. Disarankan menaburkan multimineral berkualitas seperti BirdMineral pada tumbukan batu bata / pasir.

Untuk melihat manfaat mineral pada burung, silakan cek artikel di sini. Air minum tetap harus disediakan meski dalam jumlah tidak terlalu banyak, karena sebagian kebutuhan air tercukupi dari buah-buahan dan sayuran terutama kangkung dan tauge.

Untuk meningkatkan kesuburan telur, daya tetas, dan kualitas piyikan yang menetas, kedua indukan (baik jantan maupun betina) perlu mendapat asupan bergizi, terutama yang nutrisi yang berkaitan dengan aspek reproduksi (protein, vitamin E dan vitamin K). Untuk memastikan kecukupan nutrisi esesianl tersebut, Anda bisa menggunakan BirdMature, suplemen khusus untuk burung penangkaran, yang bisa dikonsumsi induk jantan maupun betina.

Aneka model glodok

Jangan lupa untuk memasukan beberapa glodok untuk tempat bertelurnya, sesuai dengan jumlah pasangan yang berada dalam kandang penangkaran tersebut. Untuk ukuran, bahan dan bentuknya ada banyak ragam. Jadi silakan memilih yang kira-kira sesuai dengan keinginan Anda.

GAMBAR MACAM MACAM GLODOK UNTUK PARKITANEKA MODEL GLODOK UNTUK PARKIT
Jika semua kebutuhan sudah disiapkan, dan induk sudah dimasukkan ke kandang penangkaran, tugas kita selanjutnya adalah menunggu mereka bertelur, namun tetap memantau perkembangan dan mengganti air minum dan pakan segar setiap harinya.

Untuk kandang soliter, di mana satu kandang hanya berisi 1 pasangan saja, terkadang muncul problem burung susah sekali berjodoh. Untuk mengatasinya, pisahkan dulu induk jantan dan pindahkan ke sangkar / kandang lain, sambil diterapi dengan TestoBird yang akan meningkatkan birahinya.

Adapun betina tetap di kandang penangkaran, dan diterapi dengan Estrobird yang juga akan membuatnya tak menolak lagi saat dikawini burung jantan. Dekatkan sangkar jantan ke kandang betina, selama 1-2 hari. Setelah tanda-tanda birahi makin terlihat, masukkan kembali parkit jantan ke kandang betina.

Jika sudah bertelur, biasanya induk jantan dan betina akan bergantian mengerami terlurnya, dan setelah 15 hari telur akan menetas. Pada masa-masa itulah burung jantan akan memberi makanan kepada bininya, lalu burung betina memberikan makanan dalam bentuk lolohan kepada anak-anaknya hingga berumur 3 minggu.

Setelah itu, burung jantanlah yang bertugas memberi makan anak-anaknya hingga bulu-bulunya makin rapi, atau ketika anakan sudah berumur 5-6 minggu.

Tips:
Jika ingin membuat jinak anak parkit, bahkan bisa dilatih berbagai atraksi , Anda bisa mengambil mereka lalu mengajaknya bermain selama 10 menit tiap hari. Anak parkit minimal sudah berusia 2 mingguan.

Apabila anakan parkit sudah mulai keluar dari sarang dan bisa mencari makan sendiri, maka mereka bisa dipisahkan dari induknya untuk dimasukan dalam kandang terpisah. Atau, bisa juga dijual ke pelanggan Anda.

sumber: omkicau.com

Cara Beternak Burung Puyuh Untuk Pemula

 
Cara Beternak Burung Puyuh Untuk Pemula
Cara Beternak Puyuh Dengan Mudah dan Menguntungkan Untuk Pemula

Langakah pertama untuk melakukan Usaha Beternak Burung Puyuh adalah pemilihan tempat peternakan yang baik. pemilihan tempat peternakan akan mempengaruhi produksi puyuh tersebut dan baca artikel saya juga tentang Prinsip Prinsip Yang Harus Dimiliki Sebelum Memulai Usaha Ternak Puyuh dan artikel yang saya tulis mengenai peluang usaha pada puyuh Peluang Bisnis Beternak Telur Puyuh, hal - hal yang harus di perhatikan untuk pemilihan tempat peternakan puyuh sebagai berikut :

Lokasi yang jauh dari pemukiman penduduk
Lokasi Peternakan jauh dari wabah penyakit
Pastikan Jauh dari kawasan Banjir
Lokasi yang stategis untuk pemasaran telur itu sendiri
Untuk pembuatan kandang sendiri pertama - tama harus perhatikan hal - hal sebagai berikut


Pemilihan bahan untuk pembuatan kandang itu sendiri
sirkulasi atau aliran udara yang baik
pembuangan kotoran
tempat penempatan pakan dan minum untuk buruh puyuh itu sendiri
Kandang untuk indukan Puyuh berukuran 2x 0.5 meter dengan 5 lantai dan setiap lantai diberikan sekat berupa triplek untuk menampung kotoran dan mempermudah pembuangan kotoran itu sendiri. Untuk dinding pada bagian kandang gunakanan Jaring berbahan kawat untuk melancarkan sirkulasi udara pada kandang. penambahan kaki kandnag yang di tinggikan mencegah puyuh bagian bawah terkena air / lembab.

Penempatan tempat pakan pun harus di perhatikan antara lubang tempat masuk kepala puyuh agar bisa leluasa mengambil makan di tempat pakan.

Sedangakan penempatan minuman letakan di samping untuk setiap 1 lantai.
pergantian air minum puyuh dilakukan 1 hari sekali yaitu pagi hari / sore hari.
Pemberian makanan pun dilakukan sama seperti pergantian air minum pada puyuh.





Untuk pembersihan Kotoran puyuh dilakukan setiap 3 hari sekali, praktisnya triplek yang kita taruh pada sekat antar lantai satu dengan yang lain cabut dan bersihkan menggunakan sapu.
Kotoran puyuh juga merupakan peluang bisnis karena setiap 1 karung kecil kotoran di hargai 15 ribu rupiah.



Setiap 1 lantai berisi sekitara 30 -50 puyuhan dewasa setiap sekat, jika kita memelihara 1000 puyuh dewasa kita akan menghasilkan sekitaran 300- 400 telur setiap 1 hari. dan membutuhkan sekitar 4 -5 kandang dengan 4 lantai.

untuk penjualan telur puyuh sekarang dihargai sekitar 20 ribu per 1 kilogram telur , 1000 puyuh dewasa menghasilkan 7,5 kilogram telur satu hari.

Untuk pemilihan  tempat saya sarankan buat rumah - rumahan yang sederhana terdiri dari penopang dan genteng untuk mencegah dari air hujan, atau bisa memanfaankan pekarangan belakang rumah semaksimal mungkin.
sumber : peternakhebat.com

Cara Budidaya Kelinci Pedaging

Cara Budidaya Kelinci Pedaging

Kelinci pada awal sejarah manusia merupakan hewan buruan yang banyak diburu sebagai sumber protein hewani yang cukup lezat.  Seiring dengan perkembangan peradaban manusia, kelinci kemudian di domestikasi menjadi kelinci peliharaan dan kelinci pedaging.  Kelinci jenis pedaging ini memang sengaja dibudidayakan untuk diambil dagingnya yang lezat.    Daging kelinci tergolong daging sehat karena punya sedikit lemak dan kaya akan protein. Daging kelinci juga mengandung senyawa bernama ketotifen yang berkhasiat menyembuhkan penyakit asma.  Karena kelinci bukan asli Indonesia, maka konsumsi daging kelinci tergolong rendah, dan yang biasa dikembangkan adalah kelinci hias, sehingga orang banyak orang merasa sayang kalau makan daging kelinci.


Jenis kelinci pedaging tersebut antara lain:
Kelinci Flemish Giant. Paling populer diternakkan untuk diambil dagingnya, kerana ukurannya besar dan bobot tubuhnya bisa mencapai 11 kilogram.
Kelinci New Zeland White. Jenis ini sebenarnya merupakan hasil persilangan Flemish giant dan kelinci Belgian here. Bobot kelinci ini bisa mencapai 5,44 kilogram. Dan angka kelahirannya cukup tinggi. bisa 10 sampai 12 ekor per lahiran.
Satin Rabbit. Kelinci ini ditemukan pertama kali pada tahun 1930. Bulunya tebal dan lebat serta cenderung lurus. Bobotnya sekitar 3,8 kilogram sampai 4,5 kilogram pada jantan. Sedangkan betinanya bisa mencapai 5 kilogram.
Kelinci Rex America. Kelinci ini juga populer dijadikan binatang peliharaan rumah sebab bulunya lembut. Tetapi karena bobotnya yang lumayan dan juga rasa dagingnya yang nikmat, populer untuk  kelinci pedaging.
Jenis lain yang umum diternakkan adalah American Chinchilla, Angora, Belgian, Californian, Dutch, English Spot,  Havana, Himalayan, New Zealand Red dan Black.
Penyiapan Kandang
Kandang sebagai tempat berkembang biak dengan suhu ideal 21 derajat Celcius, sirkulasi udara lancar, lama pencahayaan ideal 12 jam dan melindungi ternak dari predator. Menurut kegunaan, kandang kelinci dibedakan menjadi kandang induk. Untuk induk/kelinci dewasa atau induk dan anak-anaknya, kandang jantan, khusus untuk pejantan dengan ukuran lebih besar dan Kandang anak lepas sapih.

Untuk menghindari perkawinan awal kelompok dilakukan pemisahan antara jantan dan betina.

Kandang berukuran 200x70x70 cm tinggi alas 50 cm cukup untuk 12 ekor betina/10 ekor jantan. Kandang anak (kotak beranak) ukuran 50x30x45 cm.

Menurut bentuknya kandang kelinci dibagi menjadi:
1) Kandang sistem postal, tanpa halaman pengumbaran, ditempatkan dalam ruangan dan cocok untuk kelinci muda.
2) Kandang sistem ranch ; dilengkapi dengan halaman pengumbaran.
3) Kandang battery; mirip sangkar berderet dimana satu sangkar untuk satu ekor dengan konstruksi Flatdech Battery (berjajar), Tier Battery (bertingkat), Pyramidal Battery (susun piramid).

Perlengkapan kandang yang diperlukan adalah tempat pakan dan minum yang tahan pecah dan mudah dibersihkan.

Pembibitan 
Untuk syarat ternak tergantung dari tujuan utama pemeliharaan kelinci tersebut. Untuk tujuan jenis bulu maka jenis Angora, American Chinchilla dan Rex merupakan ternak yang cocok. Sedang untuk tujuan daging maka jenis Belgian, Californian, Flemish Giant, Havana, Himalayan dan New Zealand merupakan ternak yang cocok dipelihara.

1) Pemilihan bibit dan calon induk 
Bila peternakan bertujuan untuk daging, dipilih jenis kelinci yang berbobot badan dan tinggi dengan perdagingan yang baik, sedangkan untuk tujuan bulu jelas memilih bibit-bibit yang punya potensi genetik pertumbuhan bulu yang baik. Secara spesifik untuk keduanya harus punya sifat fertilitas tinggi, tidak mudah nervous, tidak cacat, mata bersih dan terawat, bulu tidak kusam, lincah/aktif bergerak.

2) Perawatan Bibit dan calon induk Perawatan bibit menentukan kualitas induk yang baik pula, oleh karena itu perawatan utama yang perlu perhatian adalah pemberian pakan yang cukup, pengaturan dan sanitasi kandang yang baik serta mencegah kandang dari gangguan luar.

3) Sistem Pemuliabiakan. Untuk mendapat keturunan yang lebih baik dan mempertahankan sifat yang spesifik maka pembiakan dibedakan dalam 3 kategori yaitu:
In Breeding (silang dalam), untuk mempertahankan dan menonjolkan sifat spesifik misalnya bulu, proporsi daging.
Cross Breeding (silang luar), untuk mendapatkan keturunan lebih baik/menambah sifat-sifat unggul.
Pure Line Breeding (silang antara bibit murai), untuk mendapat bangsa/jenis baru yang diharapkan memiliki penampilan yang merupakan perpaduan 2 keunggulan bibit.
4) Reproduksi dan Perkawinan. Kelinci betina segera dikawinkan ketika mencapai dewasa pada umur 5 bulan (betina dan jantan). Bila terlalu muda kesehatan terganggu dan dan mortalitas anak tinggi. Bila pejantan pertama kali mengawini, sebaiknya kawinkan dengan betina yang sudah pernah beranak. Waktu kawin pagi/sore hari di kandang pejantan dan biarkan hingga terjadi 2 kali perkawinan, setelah itu pejantan dipisahkan.

5) Proses Kelahiran
Setelah perkawinan kelinci akan mengalami kebuntingan selama 30-32 hari. Kebuntingan pada kelinci dapat dideteksi dengan meraba perut kelinci betina 12-14 hari setelah perkawinan, bila terasa ada bola-bola kecil berarti terjadi kebuntingan. Lima hari menjelang kelahiran induk dipindah ke kandang beranak untuk memberi kesempatan menyiapkan penghangat dengan cara merontokkan bulunya. Kelahiran kelinci yang sering terjadi malam hari dengan kondisi anak lemah, mata tertutup dan tidak berbulu. Jumlah anak yang dilahirkan bervariasi sekitar 6-10 ekor.

Pemeliharaan 
1) Sanitasi dan Tindakan Preventif
Tempat pemeliharaan diusahakan selalu kering agar tidak jadi sarang penyakit. Tempat yang lembab dan basah menyebabkan kelinci mudah pilek dan terserang penyakit kulit.

2) Pengontrolan Penyakit
Kelinci yang terserang penyakit umumnya punya gejala lesu, nafsu makan turun, suhu badan naik dan mata sayu. Bila kelinci menunjukkan hal ini segera dikarantinakan dan benda pencemar juga segera disingkirkan untuk mencegah wabah penyakit.

3) Perawatan Ternak
Penyapihan anak kelinci dilakukan setelah umur 7-8 minggu. Anak sapihan ditempatkan kandang tersendiri dengan isi 2-3 ekor/kandang dan disediakan pakan yang cukup dan berkualitas. Pemisahan berdasar kelamin perlu untuk mencegah dewasa yang terlalu dini. Pengebirian dapat dilakukan saat menjelang dewasa. Umumnya dilakukan pada kelinci jantan dengan membuang testisnya.

4) Pemberian Pakan
Jenis pakan yang diberikan meliputi hijauan meliputi rumput lapangan, rumput gajah, sayuran meliputi kol, sawi, kangkung, daun kacang, daun turi dan daun kacang panjang, biji-bijian/pakan penguat meliputi jagung, kacang hijau, padi, kacang tanah, sorghum, dedak dan bungkil-bungkilan.

Untuk memenuhi kebutuhan pakan pada ternak kelinci perlu diberikan pakan tambahan berupa konsentrat yang dapat dibeli di toko pakan ternak. Agar pertumbuhan ternak kelinci mencapai bobot sesuai target waktu maka perlu diberikan tambahan .Pemberian nutrisi tambahan tersebut selain melalui pakan konsentrat juga diberikan melalui air minum.
Pakan kelinci pedaging diutamakan adalah yg bisa menunjang pertumbuhannya.yakni hijauan,seperti rumput ,sayuran, bisa ditambah dng pakan buatan pabrik / pelet kelinci. Jika memungkinkan,tambahkan bekatul, ampas tahu/ampas susu kedelai dalam menu makanannya.
Cara pemberian pakan,diberikan 2 kali dalam sehari.. Pagi antara jam 7 - 8,beri pakan pelet dng sdikit hijauan yg telah dilayukan terlbih dulu..sdikit bekatul/ampas tahu/ampas susu kedelai, sore hari sekitar jam 6 sore,beri makan rumput2an dalam jumlah banyak. karena pada dasarnya,kelinci adalah binatang yg aktif dimalam hari/nocturnal. yg pd siang harinya hanya untuk tidur2an.
5) Pemeliharaan Kandang
Lantai/alas kandang, tempat pakan dan minum, sisa pakan dan kotoran kelinci setiap hari harus dibersihkan untuk menghindari timbulnya penyakit. Sinar matahari pagi harus masuk ke kandang untuk membunuh bibit penyakit. Dinding kandang dicat dengan kapur/ter. Kandang bekas kelinci sakit dibersihkan dengan kreolin/lysol.

HAMA DAN PENYAKIT
1) Bisul. Penyebab: terjadinya pengumpulan darah kotor di bawah kulit. Pengendalian: pembedahan dan pengeluaran darah kotor selanjutnya diberi Jodium.
2) Kudis. Penyebab: Darcoptes scabiei. Gejala: ditandai dengan koreng di tubuh. Pengendalian: dengan antibiotik salep.
3) Eksim. Penyebab: kotoran yang menempel di kulit. Pengendalian: menggunakan salep/bedak Salicyl.
4) Penyakit telinga. Penyebab: kutu. Pengendalian: meneteskan minyak nabati.
5) Penyakit kulit kepala. Penyebab: jamur. Gejala: timbul semacam sisik pada kepala. Pengendalian: dengan bubuk belerang.
6) Penyakit mata. Penyebab: bakteri dan debu. Gejala: mata basah dan berair terus. Pengendalian: dengan salep mata.
7) Mastitis. Penyebab: susu yang keluar sedikit/tak dapat keluar. Gejala: puting mengeras dan panas bila dipegang. Pengendalian: dengan tidak menyapih anak terlalu mendadak.
8) Pilek. Penyebab: virus. Gejala: hidung berair terus. Pengendalian: penyemprotan antiseptik pada hidung.
9) Radang paru-paru. Penyebab: bakteri Pasteurella multocida. Gejala: napas sesak, mata dan telinga kebiruan. Pengendalian: diberi minum Sul-Q-nox.
10) Berak darah. Penyebab: protozoa Eimeira. Gejala: nafsu makan hilang, tubuh kurus, perut membesar dan mencret darah. Pengendalian: diberi minum sulfaquinxalin dosis 12 ml dalam 1 liter air.
11) Hama pada kelinci umumnya merupakan predator dari kelinci seperti anjing.

Pada umumnya pencegahan dan pengendalianhama dan penyakit dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan kandang, pemberian pakan yang sesuai dan memenuhi gizi dan penyingkiran sesegera mungkin ternak yang sakit.
Sumber : hobbysatwa.blogspot.co.id

Tips Membudidayakan Entok atau itik manila

Tips Membudidayakan Entok atau itik manila

Ternak entok memiliki peran besar dalam pemenuhan protein hewani. Selain sebagai penghasil telur, itik juga dikenal sebagai penghasil daging. Salah satu itik pedaging yang mulai berkembang dan banyak diminati saat ini adalah jenis itik-entok yang merupakan hasil perkawinan silang itik betina petelur dan entok jantan melalui inseminasi buatan. Budidaya entok untuk penghasil daging mempunyai beberapa keunggulan, yakni pertumbuhannya cepat, mempunyai bobot potong yang lebih besar, rasanya dagingnya tidak amis dan gurih (sebelum atau sesudah dimasak), tekstur daging yang lebih empuk, biaya produksi yang rendah karena entok pemakan segala, serta kadar lemak yang dimiliki rendah yakni hanya 1% pada area dada dan 1,5 % pada area paha. Bandingkan dengan ayam broiler yang mana lemaknya terdiri atas 6,8% pada bagian paha dan 1,3% pada bagian dada. Selain itu, entok memiliki masa pemeliharaan yang relatif pendek yakni sekitar 8 – 10 minggu saja, dimana dalam jangka waktu tersebut entok sudah mencapai bobot sekitar 2,5 kg/ekor.



Perencanaan budidaya entok

Untuk memulai usaha tertentu, diperlukan perencanaan matang agar usaha tersebut bisa berjalan lancar. Demikian juga dengan usaha budidaya entok, yang mana diperlukan berbagai persiapan sebelum mulai terjun di dalamnya. Beberapa hal yang perlu ditentukan sebelum anda memulai usaha budidaya entok diantaranya sebagai berikut:



1) Menentukan tujuan budidaya

Jika entok dibudidayakan secara intensif atau dijadikan sumber penghasilan yang utama, maka bila memungkinkan kembangkan usaha budidaya entok ini untuk memenuhi permintaan dari luar daerah. Tetapi bila  usaha budidaya entok hanya dijadikan usaha sampingan saja, maka cukup fokuskan untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal dan usahakan tidak mengeluarkan banyak modal serta batasi tenaga kerja.



2) Menentukan lokasi

Beternak entok bisa diterapkan hampir di seluruh daerah, bisa di area pantai, daerah berbatu maupun berumput, atau di pegunungan. Namun, agar memperoleh hasil yang cukup optimal, peternak perlu mempertimbangkan hal-hal berikut:



 Usahakan memilih lokasi yang jauh dari kebisingan karena entok tidak menyukai keramaian. Lokasi pemeliharaan seperti ini bisa membuat induk entok enggan untuk bertelur.



 Lokasi beternak harus terpisah dari area pemukiman penduduk, sebab entok menghasilkan bau yang kurang sedap.



 Usahakan lokasi pemeliharaan entok dekat pada sumber air. Komposisi tubuh entok hampir 75% terdiri atas air. Bobot entok menunjukkan jumlah konsumsi air entok tersebut.



 Apabila anda menerapkan sistem intensif dalam budidaya entok, pembuatan kandang harus mempertimbangkan ventilasi yang cukup.



3) Akses listrik, jalan, dan telepon

Listrik sangat menunjang kelancaran budidaya entok. Listrik bisa dimanfaatkan sebagai penghangat bagi anak tiktok, penggerak pompa air, maupun untuk sumber penerangan. Akses jalan juga sangat penting bagi kelangsungan usaha budidaya tiktok, karena bermacam aktivitas dilakukan melewati akses jalan tersebut. Sebagai contoh, pengiriman daging dan bahan baku pasti memanfaatkan fasilitas jalan. Sedangkan telepon dapat digunakan untuk sarana komunikasi dengan konsumen maupun penyedia bahan pakan.



4) Kondisi lingkungan masyarakat

Kondisi lingkungan masyarakat sekitar sangat mempengaruhi usaha budidaya entok. Interaksi dan komunikasi dengan masyarakat sekitar harus terjaga dengan baik untuk menghindari kemungkinan munculnya hambatan dari masyarakat. Misalnya, masyarakat setempat bisa jadi tidak memberikan izin penggunakan lokasi untuk usaha budidaya entok terkait bau yang dihasilkan entok. Oleh sebab itu, peternak perlu memperhatikan kondisi masyarakat sekitar. Bila peternak membutuhkan tenaga tambahan, alangkah baiknya mengambil pekerja tambahan dari lingkungan tersebut. Selain ikut memberdayakan masyarakat sekitar lokasi, tenaga kerja setempat juga dapat membantu menjaga keamanan lokasi budidaya.



5) Menetapkan sistem pemeliharaan



a. Pemeliharaan tradisional

Pemeliharaan tradisional ditempuh dengan sistem integrasi atau menggembalakan entok pada hamparan sawah. Pemeliharaan tradisional melalui sistem integrasi entok dan padi sawah akan semaki efektif jika padi ditanam menggunakan mekanisme jajar legowo. Mekanisme jajar legowo ini dapat memberikan cukup ruang bagi entok untuk beraktivitas khususnya dalam mencari makan pada lahan persawahan itu.



Keuntungan lain yang diperoleh dari keberadaan entok di sawah yakni membantu pemupukan terkait kotoran yang dikeluarkan entok, meningkatkan kandungan oksigen tanah dan meminimalkan keberadaan gulma, rumput, atau hama seperti siput, keong mas, dan serangga karena entok akan memakannya. Selain itu, pakan entok dapat dikurangi sebab entok sudah mendapat tambahan makanan dari gulma, rumput, siput, keong mas, dan serangga dari sawah.



b. Pemeliharaan secara semi intensif

Pemeliharaan semi intensif dilakukan dengan mengagon / menggembalakan dan mengandangkan entok. Entok muda dipelihara melalui metode penggembalaan, selanjutnya ketika sudah siap panen, barulah entok dikandangkan dan diberikan pakan ramuan sendiri. Pengandangan entok dimaksudkan agar entok tidak banyak beraktivitas sehingga penggemukan bisa dihasilkan.



c. Pemeliharaan secara intensif

Pemeliharaan entok secara intensif ditempuh melalui pengandangan dan tidak disertai penggembalaan selama pemeliharaannya. Sistem pemeliharaan intensif merupakan gabungan dari pemanfaatan manajemen usaha, teknologi, serta efisiensi. Teknologi disini maksudnya adalah mengandangkan entok sehingga pengontrolan kondisi kesehatan entok bisa lebih ditingkatkan. Sedangkan manajemen usaha terkait dengan pengandangan entok dan pemberian pakan yang lebih terkontrol, sehingga dapat dilakukan penghematan biaya produksi. Efisiensi maksudnya adalah penghematan lahan karena pembuatan kandang bisa dibentuk secara bertingkat.



Pemeliharaan entok secara intensif dikelompokkan menjadi dua tahap, yakni starter dan grower-finisher. Entok dalam tahap starter (usia 0-3 minggu), perlu diberikan asupan pakan yang memiliki kandungan nutrisi sesuai kebutuhan ternak. Selain itu, diperlukan juga penerangan di malam hari dan pembuatan kandang berbentuk panggung agar entok tidak kedinginan. Untuk kepadatan entok tiap meter persegi kandang adalah 14-20 ekor.



Teknis budidaya entok



1) Pengadaan bibit

Pengadaan bibit entok dilakukan melalui penyilangan entok jantan dan itik betina. Pengawinan entok jantan (dengan bobot sekitar 5 kg) dan itik betina (bobot sekitar 1,5 kg) selanjutnya menghasilkan entok dengan bobot minimal seberat 3 kg. Sementara pengawinan itik jantan (bobot rata-rata 1 kg) dengan entok betina (bobot rata-rata 1.5 kg) hanya menghasilkan itik berbobot 1 kg saja. Kawin silang ini pada praktek sebenarnya susah dilakukan, mengingat bobot dan ukuran entok jantan jauh lebih berat dan besar dibandingkan itik betina. Sehingga, pengawinan silang itik dan entok tersebut biasanya dilakukan melalui kawin suntik / inseminasi buatan.



2) Penyediaan pakan

Untuk budidaya entok secara intensif, ketersediaan pakan seringkali menimbulkan masalah karena hampir semua peternak masih bergantung pada pakan pabrik, dimana persentase penyediaan pakan ini mengambil porsi sekitar 60-70 % dari total biaya produksi. Pemberian pakan pada sistem intensif terbagi menjadi dua kelompok yakni pakan untuk starter serta finisher / grower.



Ransum untuk entok dapat diramu melalui pencampuran bahan limbah perikanan, pertanian, dan pakan pabrikan (jenis pur dan konsentrat). Untuk jenis limbah perikanan atau pertanian contohnya adalah menir, dedak padi, bungkil kelapa, jagung giling, kepala udang, keong mas, dan ikan rucah segar. Komposisi ransum untuk kelompok starter yakni menir dan pur komersial dicampur dengan perbandingan 1:2, sementara untuk kelompok grower bisa menggunakan formula berikut; pakan kelompok starter kurang lebih 20-40 gram/ekor/hari sebanyak 3-4 kali, atau 40-60 gram/ekor/hari sebanyak 2-3 kali.



3) Bobot tubuh entok

Peningkatan bobot entok terjadi sangat cepat. Dengan asupan pakan yang memadai dan berkualitas, bobot entok berusia 10 minggu bisa mencapai sekitar 2,5 kg. Bobot rata-rata entok yang berumur 5 minggu sekitar 1.229,49 gram/ekor (dengan bobot awal sekitar 40,03 gram), sedangkan entok berusia 10 minggu bobotnya sekitar 1.154-2.076 gram/ekor (dengan bobot awal sekitar 502,4-734,3 gram).



4) Penyakit entok dan pencegahannya

Entok sebenarnya cukup tahan terhadap serangan penyakit, mengingat daya adaptasinya yang sangat baik terhadap kondisi perubahan lingkungan. Namun, ada beberapa penyakit yang ditemukan pada entok akibat tidak berfungsinya faktor-faktor utama penunjang budidaya entok, seperti masalah sanitasi, manajemen, biosecurity, maupun perubahan lingkungan yang diakibatkan oleh suhu dan cuaca.



Jenis-jenis penyakit tersebut diantaranya sallmonellosis (disebabkan oleh bakteri S. entritidis dan Salmonella typhimurium); botulismus (disebabkan bakteri Clostridium botulinum); fowl pox, fowl cholera, avian chlamydiasis, coccidiosis, avian influenza, dan sebagainya. Untuk pencegahan penyakit-penyakit ini biasanya ditempuh dengan cara memperbaiki sanitasi kandang, peningkatan kualitas pakan, dan pemberian vaksinasi. Sedangkan ternak yang telah terserang bisa diberikan antibiotik semisal Furasolidine, Sulfadimidin, Spreptomycin, Tetramysin, dan Oxytetrasiklin.
Sumber : peternakan-keluarga.blogspot.co.id

Ternak Sapi

Ternak Sapi

Pemilihan Bakalan

Dalam bisnis ternak sapi, bakalan merupakan faktor yang penting, karena sangat menentukan hasil akhir usaha penggemukan. Pemilihan bakalan memerlukan ketelitian, kejelian dan pengalaman. Ciri-ciri bakalan yang baik adalah :

Berumur di atas 2,5 tahun.
Jenis kelamin jantan.
Bentuk tubuh panjang, bulat dan lebar, panjang minimal 170 cm tinggi pundak
minimal 135 cm, lingkar dada 133 cm.
Tubuh kurus, tulang menonjol, tetapi tetap sehat (kurus karena kurang pakan, bukan karena sakit).
Pandangan mata bersinar cerah dan bulu halus.
Kotoran normal
TATA LAKSANA PEMELIHARAAN

Perkandangan

Bisnis Ternak Sapi Menguntungkan Cara beternak sapi dengan Keuntungan Tinggi Secara umum, kandang memiliki dua tipe, yaitu individu dan kelompok. Pada kandang individu, setiap sapi menempati tempatnya sendiri berukuran 2,5 X 1,5 m. Tipe ini dapat memacu pertumbuhan lebih pesat, karena tidak terjadi kompetisi dalam mendapatkan pakan dan memiliki ruang gerak terbatas, sehingga energi yang diperoleh dari pakan digunakan untuk hidup pokok dan produksi daging tidak hilang karena banyak bergerak. Pada kandang kelompok, bakalan dalam satu periode penggemukan ditempatkan dalam satu kandang. Satu ekor sapi memerlukan tempat yang lebih luas daripada kandang individu. Kelemahan tipe kandang ini yaitu terjadi kompetisi dalam mendapatkan pakan sehingga sapi yang lebih kuat cenderung cepat tumbuh daripada yang lemah, karena lebih banyak mendapatkan pakan.

Tips Pemeliharaan Kandang untuk Bisnis Ternak Sapi yang Baik

Setiap kali anda melakukan perawatan terhadap sapi, selalu perhatikan kotoran sapi yang berserakan agar cepat dibersihkan atau bila perlu anda bisa mulai memindahkannya ke tempat yang lain agar proses fermentasi dari kotoran itu sendiri dapat berjalan dengan mudah karena prosesnya akan membutuhkan waktu yang cukup panjang yaitu kurang lebih 1-2 minggu. Dan tentu saja anda bisa menggunakan kotoran sapi tersebut sebagai pupuk kandang. Lalu jangan lupa perhatikan bahwa kondisi kandang sapi tersebut perlu anda perhatikan agar tidak terlalu menutup atau anda bisa mencoba menambahkan ventilasi udara agar proses keluar masuknya udara dapat membentuk suasana udara di kandang sapi yang baik. Berikanlah sapi sapi anda air minum yang baik dan juga bersih setiap saat, lalu anda juga bisa membuat sebuah tempat penampungan air minum khusus yang bisa digunakan sapi untuk meminum air apabila sapi tersebut kebetulan berada di luar, tetapi tempat tersebut harus berada di tempat yang mudah diraih oleh sapi. Lalu tempatkan wadah air minum tersebut di tempat yang agak tinggi dan tidak mudah terinjak oleh sapi.

Pakan

Bisnis Ternak Pakan Sapi Berdasarkan kondisi fisioloigis dan sistem pencernaannya, sapi digolongkan hewan ruminansia, karena pencernaannya melalui tiga proses, yaitu secara mekanis dalam mulut dengan bantuan air ludah (saliva), secara fermentatif dalam rumen dengan bantuan mikrobia rumen dan secara enzimatis setelah melewati rumen. Penelitian menunjukkan bahwa penggemukan dengan mengandalkan pakan berupa hijauan saja, kurang memberikan hasil yang optimal dan membutuhkan waktu yang lama. Salah satu cara mempercepat penggemukan adalah dengan pakan kombinasi antara hijauan dan konsentrat. Konsentrat yang digunakan adalah ampas bir, ampas tahu, ampas tebu, bekatul, kulit biji kedelai, kulit nenas dan buatan pabrik pakan. Konsentrat diberikan lebih dahulu untuk memberi pakan mikrobia rumen, sehingga ketika pakan hijauan masuk rumen, mikrobia rumen telah siap dan aktif mencerna hijauan. Kebutuhan pakan (dalam berat kering) tiap ekor adalah 2,5% berat badannya. Hijauan yang digunakan adalah jerami padi, daun tebu, daun jagung, alang-alang dan rumput-rumputan liar sebagai pakan berkualitas rendah dan rumput gajah, setaria kolonjono sebagai pakan berkualitas tinggi. Penentuan kualitas pakan tersebut berdasarkan tinggi rendahnya kandungan nutrisi (zat pakan) dan kadar serat kasar. Pakan hijauan yang berkualitas rendah mengandung serat kasar tinggi yang sifatnya sukar dicerna karena terdapat lignin yang sukar larut oleh enzim pencernaan. Sementara pemberian POC NASA yang mengandung berbagai mineral penting untuk pertumbuhan ternak, seperti N, P, K, Ca, Mg, Fe dan lain-lain serta dilengkapi protein dan lemak nabati, mampu meningkatkan pertumbuhan bobot harian sapi, meningkatkan ketahanan tubuh ternak, mengurangi kadar kolesterol daging dan mengurangi bau kotoran. Sedangkan HORMONIK lebih berfungsi sebagai zat pengatur tumbuh bagi ternak. Di mana formula ini akan sangat membantu meningkatkan pertumbuhan ternak secara keseluruhan.


Bisnis Ternak Sapi Kurban

Menjelang Hari Raya Idul Adha, tentu saja anda yang ingin menyalurkan kurban mengunjungi tempat tempat penjualan sapi potong di sekitar lokasi anda. Tentu anda menginginkan ternak sapi yang baik dari hasil pemeliharaan sapi yang dapat anda pilih sebagai kurban anda, lalu bagaimana cara menentukan apakah sapi yang telah anda pilih telah memenuhi kualitas sebagai ternak sapi yang sehat dan dapat dijadikan sebagai kurban yang baik, dibawah ini adalah cara caranya :

Indikator pertama pada Hewan Kurban seperti sapi, kambing atau domba sehat atau tidaknya dapat kita lihat pertama kali yaitu dari aktifitas hewan kurban itu sendiri, misalnya apakah sapi tersebut sehat dapat kita lihat yaitu pada aktifitasnya dimana terlihat sangat lincah, gerakannya kuat, bersemangat, kakinya tidak pincang, tidak sedang gelisah, dan yang terpenting adalah nafsu makannya masih baik.
Lalu berikutnya dari penampilan si hewan kurban tersebut adalah rambut atau bulunya halus, bulu tidak rontok, tidak botak, bulu tidak berdiri, tidak terlihat adanya warna yang berubah, jauh dari parasit seperti kutu dan lainnya.
Matanya terlihat bersih dan bersinar, kelopak mata terbuka penuh, tidak terlihat keliar air, tidak sedang menderita pendarahan yang biasanya ditandai dengan mata yang berwarna merah, selaput lendir berwarna merah terang yang menandakan bahwa mata dalam keadaan sehat. Jika terlihat buram maka bisa dicirikan sebagai hewan yang sedang sakit.
Tubuh hewan kurban standar, maksudnya adalah untuk sapi sendiri anda bisa melihat bahwa tulang punggungnya rata, kakinya simetris dan ideal tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil.
Bisnis ternak sapi sendiri memang membutuhkan niat dan ketekunan dalam pemeliharaan sapi yang telaten. Salah merawat atau tidak telaten maka anda bisa mengalami kerugian dalam bisnis ternak sapi.
Sumber : agribisnis.co.id

Cara memulai ternak ayam

Cara memulai ternak ayam, Yang harus anda ketahui adalah bagai mana cara menempatkan ayam sebelum 24 jam!! Yuk lanjut kan ……!!!!

Terkadang kedengaran sepele, kalau melihat sepintas dengan mata sebelah, memelihara ayam gampang? tinggal simpan makanan dan minuman, ayam bisa makan dan minum sendiri, tanpa harus di suapin….!!! emang bener juga, gak salah! apalagi pelihara ayam nya di bawah 100 ekor, terlintas mudah, bagai mana kalau anda mengurus ayam sekitar 40.000 ekor ke atas? hmmmm… denger nya juga udah puyeng? nah makanya saya akan sedikit berbagi informasi dengan sobat semua, mengenai pengurusan ayam sebelum 24 jam,
Mengapa harus di garis bawahi 24jam? kan umur ayam broiler hanya di pelihara dikandang selama 5 sampai 6 minggu??? pasti ada yang terlintas bertanya seperti itu kan?
ok… karena keberhasilan sebuah peternakan tergantung dari 24 hour broiler manegement berasal dari hari pertama.
Hari pertama anda sukses/berhasil, maka hari berikutnya anda akan lebih beruntung.

Apa yang harus di lakukan sebelum datang ayam ke lokasi kandang?

Hidupkan pemanas anda selama 12 jam sebelum ayam datang, apa alasannya? alasan-nya adalah untuk menyeimbangkan suhu yang di butuhkan oleh ayam, berapa suhu yang di butuhkan oleh anak ayam umur pertama, jawabannya sekitar
suhu 32 sampai 33 derajat celcius, kalau anda menghidupkan pemanas anda ketika pas ayam datang ke lokasi/kedalam kandang, maka suhu ayam akan drastis turun, alasannya!!! ayam yang di simpan dalam box atau kardus , di dalam box tersebut suhu ayam sudah normal sekitar 30-33, karena ayam penuh di dalam box dan tertutup, karena sebagian besar proyek2 besar mengirimkan ayam dari hatchery (penetasan) di waktu2 yang suhu nya dingin, dengan tujuan untuk menghindari ayam strees tinggi karena kepanasan dan aka mengakibatkan kematian.
Siapkan vitamin dan campur vitamin dengan air yang sedikit hangat (kalau pada kondisi hujan) campur vitamin lebih awal 1.0 jam tepat sebelum ayam datang, konfirmasi dengan penjual D.O.C anda, jam brapa kira2 ayam akan tiba di lokasi anda, dan simpan air vitamin di dalam lingkaran yang sudah di siapkan, Menurut pengalaman saya di lapangan, air pertama untuk D.O.C adalah campuran, Glucoline, elektrolite (glucoline lebih bagus daripada memakai campuran gula) vit c, vit E&selenium, Amilite, UNTUK air yang kedua anda tidak usah memakai glucoline lagi, hanya ganti dengan antibiotik seperti tylo. gunakan 1 gram setiap satu liter air,
Gunakan kertas koran di atas lingkaran atau indukan, dengan bertujuan, agar ayam tidak langsung memakan sekam, karena ayam belum pernah memakan apa2 sebelum di terima oleh anda, sebagai tambahan paling hanya di kasih jelly atau buah semangka dan lain-lain sejenisnya…oleh si penjual ayam tersebut, Dan kalau terjadi ayam memakan sekam di uasia satu hari, itu sangat membahayakan, yang ke 2, untuk menghindari luka pada kaki, karena sebagian besar masalah kaki lumpuh, atau bumble foot, dan penyakit sendi lain-nya berasal dari umur awal 1 minggu, untuk menghindari itu sebaiknya gunakan alas koran, gunakan koran hanya 48 jam saja, seterus nya buang koran dari lingkaran. Dan catat suhu setiap 1 jam sekali, dengan menggunakan termometer atau higro meter, dengan mencatat suhu tertinggi, suhu ter rendah,dan kelembaban air
cara memulai ternak ayam
sumber : informasipeternakanayam.wordpress.com

Cara ternak kambing dengan untung besar

cara ternak kambing dengan untung besar
Cara ternak kambing dengan untung besar – Kambing merupakan salah satu hewan yang pasti tidak asing lagi di kehidupan kita karena hewan tersebut dapat dengan mudah dijumpai diberbagai tempat terutama didaerah-daerah pedesaan, hal tersebut menurut saya wajar karena kebanyakan masyarakat dipedesaan menjadikan kambing sebagai hewan ternak yang menguntungkan untuk dibudidayakan. Kebanyakan masyarakat yang memilih kambing sebagai hewan ternak karena mudah dibudidayakan, selain itu pakan atau makanan yang dibutuhkan kambing tidak perlu membeli alias gratis karena pakan tersebut dapat dicari yang berupa rumput, dedaunan atau yang sejenisnya jadi keuntungan yang akan diperoleh semakin menggiurkan.
Keuntungan budidaya kambing akan semakin menggiurkan apabila kambing yang dibudidaya dijual pada periode tertentu, priode ini terjadi pada saat hari-hari tertentu seperti Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Qurban, pada saat itu harga hewan ternak salah satunya kambing akan mengalami peningkatan, hal itu dikarenakan kebutuhan akan kambing yang meningkat pesat untuk dijadikan hewan qurban, kesempatan itulah yang sering dimanfaatkan para peternak kambing untuk menjual kambing mereka karena pasti harga jualnya jauh lebih tinggi dibandingkan hari biasa. Nah hal itu lantas bisa saja kita coba untuk ikut beternak kambing, namun yang sering menjadi permasahan adalah cara ternak kambing yang benar, apalagi bagi orang awam yang belum pernah beternak kambing pasti akan mengalami kesulitan dalam hal seperti memilih bibit, persiapan kandang, perawatan dan lain sebagainya, untuk itu pada kesempatan kali ini kami akan memberikan tips ternak kambing yang mudah dan dapat menghasilkan keuntungan tentunya, nah bila kalian tertarik mencobanya maka bisa melihat caranya dibawah ini.

Persiapan memilih bibit kambing

Bila kalian ingin memilih bibit kambing yang akan dijadikan indukan sebaiknya dengan cermat memilih kambing yang sehat dan tidak cacat tentunya, kriteria indukan betina yang baik yaitu umurnya lebih dari 12 bulan, beratnya lebih dari 20 kg, memiliki 2 puting susu, sedangkan yang jantang sebaiknya pilih yang besar dan umurnya lebih dari satu setengah tahun namun untuk mengetahui umur kambing secara pasti hanya orang-orang yang sudah paham terhadap kambing yang bisa tahu, untuk itu kalian bisa mengajak orang yang lebih berpengalaman terhadap kambing untuk antisipasi saja apabila ada penjual yang tidak jujur. Indukan itu sendiri dapat dibeli dipasar ataupun secara langsung dari peternak kambing yang ada didaerah kalian masing-masing.

Persiapan kandang kambing

Sebelum membeli bibit sebenarnya hal yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu adalah kandangnya karena apabila sudah membeli kambing namun kandangnya belum siap lalu mau ditaruh dimana kambing tersebut? maka dari itu sebaiknya mempersiapkan kandang terlebih dahulu sebelum mencari bibit indukan. Kandang yang biasanya digunakan peternak kambing terbuat dari kayu atau bambu yang dibuat seperti panggung, tujuannya adalah agar kotorannya dapat langsung turun kebawah dan menjadikan kandang tidak mudah kotor dan mencegah penyakit. Pakan kambing bisa ditaruh pada tempat yang dibuat pada depan kandang. Untuk ukuran kandangnya dapat disesuaikan dengan jumlah kambing, semakin banyak kambing maka semakin luas kandang yang harus dibuat. Bila kalian ingin memisahkan kambing tersebut maka bisa dibuat sekat didalam kandang, tujuan dari penyekatan ini untuk memisahkan anak kambing nantinya.

Perawatan dan pemberian pakan

Perawatan bisa dilakukan dengan rutin membersihkan kandang dari kotorannya, hal ini bertujuan selain untuk menjaga kebersihan kandang juga dapat menghindarkan kambing dari berbagai penyakit dari bakteri yang berkembang dalam kotoran. Untuk pakan kambing sendiri tidaklah sulit dicari, biasanya kambing dapat diberikan pakan berupa rerumputan, rendeng atau daun kacang tanah, daun nangka dan sebagainya. Apabila pakan tersebut sulit didapatkan bisa diberikan pakan khusus seperti ampas tahu namun yang menjadi kendala biasanya tidak semua daerah terdapat ampas tahu dan untuk mendapatkannya biasanya harus membeli pada tukang pembuat tahu dan itu memerlukan biaya, jadi kalau bisa pakan yang diberikan didapatkan dari hasil mencarinya sendiri suapaya tidak ada biaya tambahan dan tentunya untung penjualan nantinya akan semakin besar.

Proses reproduksi

Kambing bisa bereproduksi atau siap dikawinkan pada umur 10 – 12 bulan atau saat bobotnya sudah mencapai 55 – 60 kg, diusia tersebut kambing akan mulai birahi dan lama birahinya sendiri antara 24-45 jam. Kambing yang sedang birahi akan merasa gelisah, nafsu makan menurun, ekornya sering dikibaskan, sering kencing serta kemaluannya terlihat bengkak. Bila kambing kalian terdapat tanda seperti itu maka kemungkinan kambing tersebut dalam masa birahi dan siap untuk dikawinkan, proses perkawinannya sendiri bisa dengan menyatukan kambing jantan dan betina dalam satu kandang, setelah itu kalian tinggal menunggu proses perkawinan terjadi. Bila perkawinan sukses maka dalam kurun waktu kurang lebih 5 bulan maka kambing sudah siap melahirkan.

Memanen kambing

Kambing bisa dipanen atau siap dijual pada usia 1 tahun atau lebih, kambing siap potong untuk aqiqoh, qurban atau yang lainnya biasanya ditandai dengan giginya yang copot atau bila didaerah saya sering disebut poel.  Bila kalian menginginkan harga jual kambing tinggi maka kalian bisa menjualnya pada saat hari tertentu seperti Hari Raya Qurban karena pada saat itu banyak orang yang membutuhkan kambing untuk qurban.

sumber : infopeternakan.com